Sejumlah pakar diet menyarankan sejak 1970-an untuk kamu yang ingin tetap bertubuh langsing, makanlah secara perlahan. Saran ini didasari pemikiran bahwa orang yang kegemukan biasanya punya kebiasaan makan dengan cepat dibandingkan mereka yang bertubuh langsing.
Padahal faktanya, hanya sedikit bukti bahwa makan secara perlahan akan membuat kamu tidak bertambah berat badan. Persepsi yang ada adalah jika kamu melambatkan saat mengunyah makanan, tubuh punya cukup waktu untuk mengeluarkan hormon yang memberi tanda kalori yang dibutuhkan sudah cukup. Ada yang mengatakan dalam waktu 15 menit tubuh mengatakan sudah 'cukup kenyang' sementara pakar lain mengatakan butuh satu jam atau lebih bagi tubuh secara biologis mengirimkan sinyal bahwa kamu sudah kenyang.
Di masa sekarang, dengan begitu banyak jenis makanan, sulit menentukan kandungan kalorinya. Agar aman, pilih yang kandungan kalorinya bisa diperkirakan, apalagi jika kamu sedang berdiet untuk menurunkan berat badan. Hindari makanan berlemak yang cenderung menimbun kalori meski yang kamu konsumsi hanya sedikit. Alihkan pilihan pada buah dan sayur yang kaya serat (serat cenderung mengenyangkan) sehingga keinginan makan dapat 'ditahan' karena perut mengisyaratkan kamu sudah kenyang.
Nah, jadi pengetahuan baru kan? Kalo ternyata Makan Perlahan Ampuh untuk Menurunkan Berat Badan itu nggak bener alias Salah gitu...!!!
Sumber: hanyawanita.com
bagus jg kalau salah karena cara mkn saya rada cepat ,susah kalau nga biasa mkn pelan ,tapi foktor umur jg mempengaruhi berat badan selain yg diatas.
bagus jg kalau salah karena cara mkn saya rada cepat ,susah kalau nga biasa mkn pelan ,tapi foktor umur jg mempengaruhi berat badan selain yg diatas.
Leave a Response